Skip to content

Pemaknaan “MALAM TAHUN BARU”

January 2, 2011

” TAHUN BARU ” , apa yang terlintas dari anda kalo misalkan sebentar lagi tahun baru ?
Mayoritas masyarakat mengganggap malam tahun baru malam yang sangat SPESIAL , malam yang harus dirayakan dengan sebuah kemewahan , ledakan kembang api yang indah , suara terompet yang bergemuruh , party besar-besaran ,mengahmbur-hamburkan uang dan sebagaimana bentuk kesenangan lainnya.
Tetapi apakah kita pernah berfikir , buat apa itu semua ?Apakah hal yang berbau kesenangan sangatlah bermanfaat bagi orang banyak ?
Tentu saja TIDAK kan ya ?

Ketika saya mengalami tahun baru bersama teman-teman dan ikut naik ke atap rumah , luar biasa gemerlap kembang api ,suara-suara terompet dan sebagainya.
apakah pernah terbanyang kalau gemerlap kembang api itu adalah sebuah bom yang diluncurkan/diledakan sama halnya yang terjadi di tempat saudara kita,yaitu di PALESTINA.
Letusan-letusan suara yang hampir setiap hari saudara-saudara kita disana rasakan ,Sungguh apakah kita masih bisa BERSENANG-SENANG?

Manfaat? coba renungkan kembali dari segi manfaatnya,apakah ada?membuang-buang uang dengan membeli begitu banyak kembang api yang notabenya sangat mahal harganya.
Kenapa tidak pernah berfikir kali uang yang kita LEDAKAN bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak , orang-orang putus sekolah mungkin contohnya.
Ingatkah pasal UUD yang berbunyi “FAKIR MISKIN dan ANAK-ANAK TERLANTAR dipelihara oleh NEGARA”. Apakah ada usahanya untuk mewaujudkan pasal itu dibandingkan untuk memepersiapkan pesta TAHUN BARU.

Sungguh, pesta-pesta seperti itu tidak pernah diajarkan oleh ISLAM ,tidak pernah dibawa oleh ROSULULLOH.Tetapi kenapa !!! kenapa bangsa ini yang mayoritas penduduknya beragama ISLAM malah merayakan kebiasaan yang dibawa oleh orang-orang NASRANI.
Lupakah kalian hadist yang berbunyi ” BARANGSIAPA yang mengikuti kebiasaan sebuah kaum maka dia termasuk golongan KAUM tersebut ” Naudzubillah min dzalik😦
Kerjakanlah segala sesuatu yang bermanfaat, ingat Ujian Dunia ini sangatlah sebentar , mungkin kalau kita UJIAN MATA KULIAH tidak LULUS ,ada yang namanya REMIDIAL ataupun MENGULANG mata kuliah yang tidak LULUS.
Tetapi apakah kalau UMUR kita tidak sampai,apakah kita akan bisa mengulang ? apakah kita bisa LULUS UJIAN AKHIRAT ?UJIAN DALAM KUBUR ?

TANYAKAN KEMBALI ke dalam HATIMU wahai TEMAN SAHABATKU . . .
Apakah kita sudah memberikan manfaat bagi orang banyak?
Apakah akhlak kita sudah mencermin agama ISLAM ?
Apakah kita sudah cukup dengan PAHALA yang kita kumpulkan?
Istighfar sebanyak-banyaknya TEMAN SAHABATKU . . .
Karena BELUM TENTU !!! AMALAN-AMALAN ibadah yang kita kerjakan selama ini DITERIMA oleh ALLOH AZZA WAJALA . . .

Wallahu alam bishawab .
.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: