Skip to content

Nuansa Takbir di malam Idul Adha 1432 H

November 5, 2011

Pertama saya ucapakn Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H kepada seluruh umat Muslim di seluruh dunia ,walaupun agak sedikit aneh dengan Idul Adha dibandingkan dengan Idul Fitri,yang mana penentuan tanggal dan penetapan selalu berbeda,kmren saja Idul Fitri ada 2 hari nah sekarang kok g da acara-acara sidang itsbat ya? Ya sudahlah… Perbedaan itu wajar, mudah2an tidak mengurangi nilai ibadah yang akan kita tuju.

Kedua,ingin sedikit berbagi, dimana setiap malam hari raya lebaran,selalu ada yang namanya takbiran.Dan saya yakin disetiap tempat di muka bumi ini mengumandangkan suara tersebut.Sungguh Islam luar biasa perputaraan ajarannya sampai ke seluruh dunia.Dibalik gema takbir yang berkumandang ada rasa yang tidak biasa yang saya rasakan,entah suasana aneh yang buat hati itu ibarat tenang karena lantunan gema takbir yang dikuamandangkan.Padahal kalo dipikir-pikir,lebaran setiap tahun ada, dan takbir pun selalu dikumandangkan dari tahun ke tahun dan tak berubah lirik demi liriknya.Apakah semuanya dirasakan oleh semua orang? Atau cuman perasaan saya pribadi ?

Mencoba berfikir lebih dalam,bahwasanya Alloh akan menggerakan hati-hati orang yang senantiasa beriman dan bertaqwa dan akan ditambahkannya pula kepada orang tersebut.Mudah-mudahan saya termasuk orang didalamnya.Dan kalaupun secara sains telah dibuktikan bahwasanya lantunan-lantunan Al Qur’an dan sebagaimanya mengandung unsur sinyal X [lupa namanya bisa alpha,betha atau gama] yang mana bisa membuat orang merasa sejuk dan damai jika mendengarnya.

Terakhir,mudah2an Idul Adha tahun ini bukan Idul Adha terakhir buat saya, karena pencapaian belum bisa saya lakukan secara maksimal dan sebagai penutup mari kita kumandangkan Takbir :
Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar…..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

“Artinya :
Allah maha besar (3X)
Tiada Tuhan selain Allah
Allah maha besar
Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.”

Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,…
wasubhaanallaahi bukrataw – wa ashillaa.
Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin walau karihal – kaafiruun, walau karihal munafiqun, walau karihal musyrikun. Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah. Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil – hamd.

“Artinya:
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.
Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.
Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah. ”

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: