Skip to content

Sholat Idul Adha 1432 H

November 6, 2011

Berangkat dari pengumuman yang ada  di media jejaring sosial yang beredar :

[INFO IDUL ADHA] Assalamu’alaykum. Besok hari Ahad, 6 November 2011 akan diadakan shalat ied berjamaah di Lap. Rektorat IT Telkom. Diharapkan kedatangannya dari pukul 06.00 WIB. Disarankan membawa koran bekas untuk alas (atau apapun bentuknya). Kalau hujan, alternatif tempatnya di MSU. sekian

Saya putuskan untuk menghadiri sholat ied Adha yang diselenggarakan di kampus, walaupun agak terlambat karena beberapa faktor [jangan ditiru] akhirnya sampai juga,dan saat itu ketua SIA [Syiar Idul Adha] lagi menyampaikan sambutan sebelum sholat dilakukan.Sholat ied dilakukan seperti biasa di rakaat pertama 7 kali takbir dan di rakaat kedua 5 kali takbir.

Setelah itu seperti biasa,mendengarkan ceramah yang disampaikan ustad Nandang [kalo tidak salah] mengenai  makna Qurban,penyampaian yang cukup menarik dan membuat suasan mengitu hidup dengan sedikit sindirian-sindiran kecil dan lelucon yang membuat jama’ah tertawa kecil😀 . Beberapa hal yang disampaikan diantaranya :

1.Lohong, dalam artinya itu adalah sebuah kebohongan.Masih banyak kebohongan-kebohongan di negeri ini mulai dari petinggi sampai orang biasa saja. Peran serta pemimpin dalam memimpin tidak mencerminkan apa yang menjadi ketentuan dalam ISLAM. Rakyat menangis menderita,kesejahteraan masyarakat semakin jauh dari negeri kita.Dari Segi Keluarga, masih banyak terjadi perceraian karena perselingkuhan dan saling ketidakjujuran serta menanamkan kebohongan-kebohongan yang membuat suasan jadi tidak nyaman.

2.Lahang [minuman yang manis di pagi hari pahit di malam hari],coba kita tengok dalam masjid, seringkali masjid diramaikan oleh orang-orang yang sudah pensiun,pemuda yang belum dapat jodoh , maksud disini adalah kita beragama jika ada maunya,tatkala kita sedang sedang kita lupa akan Alloh dan ketika kita sedah dicoba dengan ujian-ujian baru kita ingat.

3.Lehe,dimaksudkan disini adalah muslim yang ala kadarnya saja, biasa-biasa saja tidak berfikir kedepan bagaimana dia bisa menjadi muslim sejati yang terbaik .Contoh nyata , Ied Qurban ,banyak mana antara mustahiq[penerima] dengan muzzaqi[pemberi]?Tentu saja jelas jawaban,bahwasanya mustahiq makin banyak tetapi muzzaqi tetap itu-itu saja bahkan berkurang dari sebelumnya.

4.Luhung, dimaksudkan disini adalah kita menjadi muslim yang berprestasi ,dimana bisa menjadi tauladan yang baik.

Setelah itu kemudian Khutbah ditutup dengan doa.

Momentum kebersamaan di akhir Sholat Ied Adha 1432

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: