Skip to content

Standarisasi Jodoh

April 30, 2013

Kemarin malam temen saya tumben chatting dengan segala keterheranan saya tanyakan dengan membalas apa yang dia tanyakan :

temen : sudah tidur ?

saya : belum , ada apa?

temen : ingin menyapa saja :))

saya : sedang galau ya?

temen : enggak lah ! kamu yang sudah punya pacar jadi sering galau..

saya : belum punya euy. hehe

temen : km standarnya ketinggian sih?

saya : emang standarnya saya gimana? (*setau saya tidak pernah cerita*)

temen : mengerti agama, cantik , cerdas.

temen : mengerti agama sih boleh. tapi jangan cari yang terlalu cantik atau terlalu cerdas

saya : kok dirimu bisa mendiagonasa standarisasi saya seperti itu?

temen : soalnya km sering bilang nikah tapi belum ada tanda-tandanya

saya : -__-”

******************************** lanjutan sampai disini saja****************************************************

Mengenai standarisasi jodoh, itu penting, penting banget malah😀
Kalau ucapan Rosululloh nikahilah perempuan karena 4 perkara :
1. Kecantikannya
2. Keturunannya
3.Kekayaannya
4.Kepercayaannya (agamanya)
pilihlah karena agama nicaya engkau akan beruntung.
kalau memilih yang ke-empat2nya pasti sangatlah ideal, tapi dibumi ini sudah menemukan yang seideal itu, mungkin kalau ada cuman segelintir orang dari banyaknya orang dimuka bumi ini.

Intinya sih cocok saja. Bebas cari yang seperti apa? Ada yang mementingkan cantiknya? silahkan, mau kekayaannya? silahkan? . Pilih yang menurutmu engkau akan bahagia dengannya bukan malah menyengsarakan engkau. Kalau tidak ada greget di hati mending jangan :)) bahkan ada pernyataan dari orang : ” Kalau cari pasangan itu yang cantik/ganteng, soalnya kalau wajah itu sudah jadi ketetapan Allah tidak bisa diubah dengan operasi plastik, haram ! hehe. Kalau Akhlak in shaa Allah masih bisa diperbaiki ”
Semoga Allah memberikan kita yang terbaik😀

kalau ditanya standrisasi saya, sepertinya tidak seideal itu, tapi itu jadi catetan saya pribadi saja. terlepas rekan-rekan mau mendiagnosa mah sah-sah saja :))

 

3 Comments leave one →
  1. April 30, 2013 7:16 am

    aku pernah dengar, suatu hari abu hanifah ditanyaa, “tatkala dia memilih istri, agama atau kecantikan kah yang ia pilih?”, trus beliau menjawab, “aku akan memilih istri berdasarkan kecantikannya, karena supaya aku bisa menundukkan pandanganku dari fitnah wanita lainnya, dan kemudian aku didik agamanya hingga menjadi baik. karena ketika aku memilih agamanya, aku tak bisa membuatnya menjadi lebih cantik ” :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: