Skip to content

Andaikan ganjaran dibayar tunai !

December 24, 2013

Melihat fenomena muslim saat ini, ketika bergaul dengan masyarakat umum, banyak orang yang beragama Islam namun tidak menjalankan apa yang telah diperintahkan. Bukannya Allah telah berfirman bahwasanya “tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali beribada kepadaku” , banyak yang mengaku islam tapi tidak sholat wajib, tidak menunaikan zakat , dan bentuk-bentuk perintah lainnya yang diwajibkan sesuai dengan yang dicontohkan Rosul-Nya. Apakah kenikmatan Syurga sudah tidak menggiurkan lagi?

Terbesit, mungkin saja mereka tidak tahu, TIDAK TAHU di zaman yang serba canggih ini rasa-rasanya bukan alasan yang untuk tidak melaksanakan perintah-Nya. Gadget hape yang bisa menjelajah ke dunia maya mampu meberikan informasi yang begitu banyak, pesantren, para majelis ilmu bertebaran dimana-mana, banyak guru dan ustad, dan tentunya semua orang mengalami perjalanan belajar dari TK-SD-SMP-SMA yang mana ada pelajaran atau mata kuliah PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Tapi kenapa banyak yang tidak Sholat ? tidak Puasa? dan meremehkan ibadah wajib lainnyaa?

Menilik ke beberapa acara yang berhadiahkan tunai seperti mendapatkan uang tunai, motor, mobil bahkan rumah mewah. apa reaksinyaa? pasti mereka berbondong-bondong mengejar itu semuaaa. Bukan begituuu? siapa yang tidak tergiur jika melakukan perintah tertentu dibayar tunai dengan hadiah yang bejibun. Tapi coba perhatikan ketika waktu sholat subuh, berapa banyak dari sepersekian orang yang tinggal di kompleks kita yang menjalankan sholat subuh berjamaah dan menunaikan sholat qobliyah subuh? bukannya Rosulmu pernah bersabda bahwasanya sholat dua rakaat sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan seisinyaaa? coba bandingka jumlah jamaah sholat subuh dengan jumlah jamaah acara berhadiaah?

Andaikan saja Allah memberikan ganjaran apa yang dilakukan di dunia ini secara tunai, apa menurutmu itu baik? Belum tentu, nyatanya Allah tidak melakukan itu. Coba kembali merenung, apakah yang kita lakukan selalu benar? pasti tak lepas dari dosa dan maksiat, ketika dosa-dosa yang kita lakukan diganjar langsung di dunia, tidak akan pernah sanggup diri ini, sungguh tidak akan pernah sanggup :(( Allah masih memberikan kita waktu untuk senantiasa bertaubat sebenar-benarnya taubat atas dosa-dosa yang kita lakukan dan memberikan kesempatan untuk beramal untuk bekal kita nanti di akhirat.

Mari kawan sahabatmuuu, senantiasa perbaiki diri ini, lakukan sebisa kita, semaksimal kita apa yang sudah diperintahkan, masalah imbalasan Allah Maha Adil, sesungguhnya yang dilihat bukan berapa ganteng/cantiknya dirimu, berapa banyak hartamu, berapa besar kepintaranmu melainkan ketaqwaanmu. waalahualam bishawab.

Tegal, 24 Desember 2013

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: