Skip to content

Kena Tipu !

February 11, 2014

Jum’at , 7 Februari selepas Sholat Jum’at saya menghubungi ibu saya untuk memberitahukan beberapa informasi terkait. Tak lepas dari itu ibu kemudian menceritakan bahwa tadi pagi ibu kena tipu dari oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. 

Ceritanya kurang lebih seperti ini, ketika itu ada bunyi telpon jam 7 pagi yang menyatakan bahwa anak ibu sedang berada di rumah sakit Mitra Keluarga,jatuh dari tangga,ketika olahraga mengalami pendarahan, dari telinganya keluar darah terus menerus, diprediksi kena syaraf otak dan tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi. Butuh alat khusus yang harus digunakan namun di rumah sakit tidak tersedia dan harus didatangkan langsung dengan dana sebesar 10juta rupiah. Ada 3 orang disana, ada dari pihak rumah sakit, ada pihak dari sekolahan dan ada pihak dari dokter. Ibu disuruh mentrasfer uang 10 juta dalam waktu 15 menit, jika tidak dilakukan nyawa anak ibu tidak akan terselamatkan lagi. Sang dokter pun menyakinkan ibu saya demikian. Karena ibu tidak punya uang sebesar itu dalam waktu dekat akhirnya minta untuk ditangani dahulu dan akan datang untuk proses penyelesaian, tapi si penipu pinter meminta uang DP sebagai tanda jadi, uang yang diminta sekitar 2 juta, untung saja uang di ATM ga sampai segitu, akhirnya dikirmkanlah uang 1 juta sebagai tanda jadi untuk pemesanan alat. dan Ibu tidak diperbolehkan menuju rumah sakit sekarang, tapi ibu tidak mengindahkan dan menuju ke rumah sakit dan akhirnyaaaaaa kena tipu ! tidak ada pasien luka atas nama adik saya. 

Kurang lebih seperti itulah kronologi yang terjadi kmren jum’at, mungkin ini sebagai ujian dan sebagai pengingat agar lebih banyak lagi bersedekah dan berbuat baik. Tapi dari kejadian ini dan mungkin banyak  yang terjadi ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil :

1. Serangan MENTAL , serangan ini ketika mengenai kita, sulit untuk kita berfikir jernih, apalagi menyangkut nyawa, dan kemudian seorang ibu yang hatinya terlalu lembut untuk dipermainkan. Apa yang harus dilakukan? Istighfar dan tetap kalem. karena kepanikan akan membuat keadaan semakin tudak menentu.

2.Detail , disana penipu mungkin tidak tahu nama anak kita, tanyakan siapa nama anak kita? kenapa harus di RS itu, karena dari cerita tersebut, terlalu jauh kalau dilarikan di rumah sakit tersebut. 

3. Pihak Rumah Sakit selalu mempertanyakan kesedian untuk apapun itu dengan tanda tangan dan tatap muka langsung, jarang yang men-dealkan via telepon. Apalagi membeli alat2 tertentu.

4. Uang, ketika sudah memasuki ranah uang, patut dicurigai ini apakah benar atau cuman sekedar modus belaka? 

semoga ini menjadi manfaat untuk kita semua, semakin canggih teknologi semakin canggih pula kejahatan. Semoga kita semua terhindar dari segala keburukan manusia dengan rahmat dan ridho-Nya. *aamiin*

3 Comments leave one →
  1. February 11, 2014 10:20 am

    Waduuhhh parah bangeett penipu sekarang makin canggih😦 harus lebih hati hati, otak manusia makin licik dengan berkembangnya zaman..Istigfar Asstagfirullah -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: