Skip to content

Sedikit berkata..

November 28, 2014

Rabu, 26 November 2014, dimana seperti biasa, saya menjalankan pekerjaan sebagai orang lapangan, harus ke kota cirebon untuk menuntaskan amanah pekerjaan, di saat itu pula ditelpon harus berangkat ke kota pekalongan karena orang penting akan datang untuk melakukan review pekerjaan dan sedikit interview guna kebutuhan akhir tahun. Diharuskan datang semua jam 22.00 di Pekalongan.

Hati memang sudah tak enak, karena meeting point jam 22.00 sudah tidak wajar, pasti ujung-ujungnya hapy hapy pesta maksiat bagi saya. Cuman mengingat pentingnya ada review dan interview maka mau tidak mau harus berangkat seluruh team. Dengan suasana masih lelah karena baru kembali ke basecamp kota tegal jam 19.00, kami berangkat dan sampai di pekalongan jam 22.00

Setiba disana, bertemulah kami dengan beliau, seperti dugaan tertujulah ke tempat yang memang saya tidak suka, yaitu karoke yang banyak pemandu lagunya dengan baju yang sangat minim. Sampai akhir tidak ada yang namanya meeting point, yang ada cuman happy happy tidak jelas, sampai jam 03.00 dini hari.
Sepanjang malam cuman mendengarkan lantunan lagu, minuman keras dan cewek cewek tidak jelas, seperti sedang melihat pertunjukan ahli neraka, sering sekali diajak minum, memilih perempuan yang disuka dan menyanyi, cuman menyanyi yang saya rasa paling kecil mudhorotnya, diantara ratusan lagu, cuman sedikit sekali , meskpun itu sebuah kesalahan. Rujukan dan godaan tetap diluncurkan, akhirnya dengan nada agak tinggi ini adalah masalah PRINSIP ! akhirnya beliau bisa mengerti dan meminta maaf, beliaupun tau kalau saya tidak suka hal yang seperti ini…

Dari beberapa orang yang saya ceritakan, ada yang sedih ada yang marah ada yang membandingkan bandingkan harga, ada yang senang dan ketawa puas, ada satu orang yang mengerti saya saat itu, IBU ! ya ibu yang selalu menenangkan saya untuk bersikap tenang, dan mengambil pelajaran, jangan gegabah untuk mengambil keputusan resign.

Teringat kembali ketika saya diberikan studi kasus di sebuah kontraktor alat berat, yang mana, ketika ada pengusaha yang mau mengambil 10 unit alat berat, tapi dengan syarat kamu harus minum satu sloki minuman keras, dengan mantap saya jawab tidak ! alhasil saya tidak diterima diperusahaan yang menawarkan kesejahteraan yang luar biasa, dan untung 10 unit bisa buat saya hidup 3 tahun tanpa kerja di daerah saya. Begitu juga kalau memang kejadian itu, saya dipaksa minum, otomatis mending berantem lebih mulia ketimbang mempertahankan kesenangan sesorang, lebih baik memprioritaskan kesenangan Allah daripada seseorang semata.

Begitulah yang namanya dunia pekerjaan, yang dari jaman mahasiswa, jaman idealisme sangat tinggi, tidak ingin masuk ke dunia yang seperti itu. Namun apa daya, takdir Allah berkata lain..
Alhamdulillah hari ini diberi sakit, semoga ini menjadi penggugur dosa yang telah ikut berkumpul bermaksiat, karena salah satu ciri ahli surga adalah yang pernah merasakan pusing dan panas dingin. Ingin rasanya cepat-cepat berjumpa denganMU yaa Rabb, agar terlepas dari godaan dunia ini, meskipun kesempatan hamba masuk syurga sangat sedikittttttt..

One Comment leave one →
  1. December 22, 2014 8:57 am

    Great !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: