Skip to content

Menikah itu mudah…

April 13, 2015

Arsip Armansyah

Menikah itu mudah, asal ada mahar dan ada calon yang siap dilamar maka akad dapat terwujud. Tetapi membina pernikahan tidaklah semudah diawal kita memutuskan untuk menikah itu sendiri. Sesuai istilahnya, pernikahan disebut juga sebagai hidup berumah tangga. Kenapa tangga? Jawabnya karena hidup bersama dalam satu rumah dengan orang yang berbeda sifat, kebiasaan, hobi, watak, emosi hingga kecerdasan dan latar belakang pendidikan, ekonomi, kondisi keagamaan…. Ibarat kita menapaki anak tangga. Ada kalanya kita turun kebawah namun ada kalanya naik keatas. Ya, seperti lirik lagunya Tommy Page, yang berjudul a shoulder to cry on bahwa life is full of lots of up and down. Kehidupan itu bersifat bolak-balik, naik-turun. Jika Tsunzu mengatakan perang itu punya seni, maka pernikahan pun punya seninya sendiri. Menikah itu layaknya menorehkan kuas pada bidang gambar, meliuk-liuk dan berganti-ganti warna.

Pernikahan bukan hanya soal hidup bersama dan menghabiskan waktu untuk bercinta, tidak juga cuma bersama merawat anak…

View original post 119 more words

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: