Skip to content

Istri Sholehah?

May 20, 2015

Ketika libur panjang melanda, sudah pasti akan ada kegiatan temu kangen, dimana temen temen saya yang berada di kalimantan, jogjakarta, jakarta dan maestro nusantara lainnya pulang ke kampung halaman. Moment yang paling sering biasanya mengadakan acara temu kangen satu sama lain.

Disuatu kesempatan, terjadilah pembicaraan tentang kehidupan rumah tangga, tentang istri dan pernikahan, menurut saya itu sangat wajar mengingat usia yang sudah beranjak ke usia 25 tahun. Saya yang lebih memilih diam sambil tiduran mengamati pembicaraan satu demi satu temen temen saya.

Pembicaraan begitu asik, ada yang membahas akan menikah di usia lebih dari 27 tahun, 30 tahun, ada yang membahasa nanti ketika menikah, kita ga akan bebas berkumpul lagi seperti ini. Perhatian ke keluarga akan terbagi, dan ada juga istri yang nantinya tidak nurut dan sejenisnya, Saya cuman mesam mesem saja mendengarkannya.
Lantas akhirnya temen temen menyuruh saya untuk berpendapat mengenai topik yang saat ini lagi panas dibicarakan, saya cuman males malesan dan kembali diem, sampai akhirnya dipaksa terus menerus untuk mengeluarkan suara.

Kalimat yang saya keluarkan ketika itu adalah, ” nanti kalau saya ngomong, semuanya pada diem, soalnya kalau bicara beginian saya lebih suka berbicara dalil yang ada pada AL Qur’an dan Sunnah”
Semua terhentak diam, dan kemudian tertawa dan sambil menyeletuk, ” beda ya yang sekarang udah jadi ustad ”
Pembicaraan coba saya rangkum kedalam sebuah tulisan bebas, saya bilang bahwasanya :

1. Menikah itu jangan ditunda-tunda, kalau ada yang berniat menikah di usia 30 tahun,sebaiknya cepet cepet bertaubat😥 karena hakekatnya godaan di luar sana sungguh sangat sangat berat, apalagi harus menunggu sampai bertahun tahun, itu yang saya rasakan. Lagian itu menikah menundukan pandangan dan kejahatan syahwat.
Rukun Sah nikah itu cuman 5 ! jangan sampai sisanya seperti walimahan, resepsi mengurungkan niat kita untuk menikah.
2. Carilah istri yang sholehah. Semua kekhwatiran temen temen in sya Allah akan terkikis dengan didampingi istri yang sholehah. Bagaiamana mengenalinya? Ketika kita sudah suka dengan mukanya, lihat kakinya, gunakan kaos kaki tidak? karena aurat perempuan itu SEMUA kecual wajah dan telapak tangan. Aurat aja dia jaga sedemikian rupa apalagi kesetian sama temen temen. Apalagi yang sering pakai gamis atau cadar, in sya Allah tuh temen temen ga akan khwatir kalau ditingal tinggal karena kepentingan syariat ( dinas keluar kota atau sejenisnya)
3. Bertawakal, bersabar dan berdoa, niatkan semuannya karena Allah. Biarkan Allah yang mengatur kehidupan sedemikian rupa, in sya ALlah ada keberkahan keberhakan yang kita dapatkan.

Ya begitulah penutupan topik pembahasan tentang pernikahan, istri. Semuanya khitmat menikmati saya berbicara layaknya nonton standup commedy😀

IMG-20150227-WA0006Tegal, 20/05/2015
Muhammad Misbakhuddin

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: