Skip to content

Kenapa menundukan pandangan?

June 1, 2015

Allah berfirman :

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ * وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” [QS. An-Nuur : 30-31].

Kenapa harus menundukan pandangan? dan ini ditekankan sekali dalam ajaran syariat Islam. Berbagai dalil yang datangnya dari Al Qur’an dan Hadist banyak membahas hal ini, namun tak banyak yang paham kenapa harus menundukan pandangan? bahkan tak banyak pula yang mau mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari. Padahal sesuatu yang disyariatkan pastilah baik untuk kita, in sya Allah🙂

Ketika ditanya kenapa harus menundukan pandangan, ketika laki laki memandang seorang perempuan yang bukan mahramnya, apa yang dipikirkan? selain untuk sex/berhubungan badan/hubungan suami istri? Itu wajar ! makanya islam datang dengan syariat yang islam, memuliakan para wanita dengan menyuruh laki laki menundukan pandangannya terhadap perempuan perempuan yang bukan mahramnya.
Islam sungguh sangat memuliakan wanita, bahkan kewajiban mencari nafkah 100% untuk laki laki ! perempuan? tidak ada sedikitpun kewajiban untuk mencari nafkah, bahkan Islam memberikan anjuran bahwasanya sebaik baik hijab itu di RUMAH ! bukan di TEMPAT KERJA atau tempat tempat selain rumah. Karena ketika perempuan bekerja, otomatis akan berbaur dengan dengan laki laki, apalagi jaman sekarang ini,jaman penuh fitnah, dari ratusan bahkan ribuan laki-laki yang bekerja berapa persen orang yang pikirannya jorok melihat perempuan?

Tundukan pandanganmu ! Ingin istrimu cantik maka tundukanlah pandanganmu, ada seorang kisah bahwasanya seorang suami bertanya kepada seorang syekh, kenapa saya awal menikah saya merasa istri saya adalah yang paling cantik, satu bulan kemudian, perempuan lain lebih cantik dari istri saya, setelah setaun menikah saya merasa istri saya tidak menarik seperti dulu. Lantas sang syekh pun menjawab, Kalaupun semua perempuan di dunia ini antum nikahi, anjing di luaran sana pasti akan terlihat lebih menarik ! Sang suami pun tercenggang dengan pernyataan sang syekh, kemudian sang syekh pun memberikan saran : tundukan pandanganmu ! ! !

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah[1], maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400).
[1] Baa-ah ada tiga penyebutan lainnya: [1] al baah (الْبَاءَة), [2] al baa’ (الْبَاء), dan [3] al baahah (الْبَاهَة). Lihat Syarh Muslim, An Nawawi, 5/70, Mawqi’ Al Islam.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: