Skip to content

Back to Basic of Islam

July 14, 2015

Terkadang saya dan kita lupa akan dasar Islam itu dibangun, Islam itu dibangun dalam 1 Ihsan, 6 Rukun Iman dan  5 rukun Islam, apa saja isinya ?

Ihsan, seseorang yang menyembah Allah seolah-olah ia melihat-Nya, dan jika ia tidak mampu membayangkan melihat-Nya, maka orang tersebut membayangkan bahwa sesungguhnya Allah melihat perbuatannya.
Rukun Iman :

  1. Iman kepada Allah subhanahu wata’ala
  2. Iman kepada Malaikat
  3. Iman kepada Kitabullah
  4. Iman kepada Nabi dan Rosulnya
  5. Iman kepada hari Akhir
  6. Iman kepada Qadha dan Qadhar

Rukum Islam

  1. Syahadat
  2. Sholat
  3. Zakat
  4. Puasa
  5. Haji jika mampu

Coba perhatikan, landasan dasar ini yang harus kita pegang sebelum mempelajari fenomena dunia yang fana ini, yang tidak ada apa apanya, namum senantiasa dicari manusia. Gemerlapnya dunia, banyaknya harta, istri yang cantik, suami yang ganteng semua fatamorgana dunia bisa membutakan mata bahkan hati hati kita, naudzubillah😥

Saya lahir di kalangan NU yang mayoritas banyak mengenal tradisi, kemudian kuliah yang mengjarkan Islam dengan cara tarbiyah, dan kemudian sekarang bekerja yang mayoritas orangnya heterogen. Sungguh peralihan demi peralihan senantiasa membawa perubahan, dan membuat saya merenung akan makna kehidupan ini.
Ketika kuliah mempunya banyak teman teman yang sholeh menurut saya, mengingatkan akan hal ruhiyah yang harus dijaga, hati yang harus hati hati jangan sampai terkotori, godaan dari perempuan untuk berpacaran, sungguh semuanya membuat kangen masa masa itu. Tapi itu sudah berlalu dan sunnatullah harus melewati kehidupan selanjutnya, semoga kita bisa seperti itu lagi di syurga Allah ya teman teman yang saya cintai :’)
Ketika di dunia kerja sunguh sangat berbeda, apalagi di moment ramadhan seperti ini, jauhhh berbeda dengan masa saya saat kuliah, pemandangan orang makan sudah tak asing, orang sudah tak malu lagi untuk makan seenaknya sendiri, ketika ditanya alasannya apa tidak puasa adalah LAPAR ! innalillahi wa innailahi rojiun, sudah diberikan pemahaman kerugian meninggalkan puasa wajib ramadhan, namun itu bertahan cuman sepersekian jam atau mungkin seperkian menit, padahal mereka tau, tapi Allah dalam firmannya sudah memberikan ciri orang yg merugi, mempunyai mata tapi ia buta, mempunyai telinga tapi ia tuli mempunya mulut tapi ia bisu, na’udzubillah😥
Setelah merenung kenapa ada yang seperti ini, ternyata memang harus kembali ke pemahaman dasar, yaitu IMAN dan ISLAM. Perintah berpuasa pun Allah awali dengan panggilan ” wahai orang yang beriman ! ” jadi mana mungkin orang yang TIDAK beriman mau berpuasa? Masalah puasa ramadhan menurut saya bukan sekedar masalah menahan lapar dan haus saja , tapi masalah IMAN atau tidak ! sama seperti rukun Islam yang lainnya, ada yang tidak mau sholat walau ia bisa, ada yang tidak mau membayar zakat walau ia kaya, ada yang tidak mau berhaji meski ia mampu semuanya, kembali lagi ke IMAN dan ISLAM.
Bercermin dari kisah Isra Mi’raj, tatkala Rasullah melakukan perjalanan dahsyat, ketika kita tidak beriman, mungkin sebagian menganggap itu hal yang mustahil, bahkan menganggap muhammad itu orang gila sepertti dalam Al Qur’an, dan banyak pada masa itu pun yang keluar dari Islam, Beda dengan Abu Bakr yang diceritakan APAPUN termasuk peristiwa Isra Mikraj selalu menyakini, mengiman dan tidak pernah menentang APA APA yang Allah dan Rosulnya perintahkan.

Ketika saya memasang foto sepasang kaki, ada teman saya yang memang secara pemahaman ilmu sudah tau tapi tidak mau tau dalam kenyataannya memberikan sanggahan, bro kok celananya ga cingkrang lagi? saya jawab, itu cingkrang tapi karena dipoto dari atas jadi ga keliatan, kembali bertanya, bro, dasar celana cingkrang apa sih? biar apa? atau biar ga terkena najis atau bagaimana?. Sebenarnya pertanyaan ini adalah pertanyaan yang ingin mengetes bukan untuk mencari tau kebenaran, karena hakekatnya kakak temen saya ini adalah orang yang menganut celana cingkrang, dan saya sudah sering memberi tau baik tulisan dan lisan kenapa harus bercelana cingkrang? Kemudian saya jawab pertanyaannya, nt umat nabi muhammad bukan? kalau iya sudah ikuti saja apa yang jadi ajaran rosulullah, ga usah banyak protes, tinggal jalani saja, in sya Allah ada kebaikan didalamnya. Mungkin ini jawaban dengan nada emosi tapi semoga ini menjadi pembalajaran buat saya dan dia, dan semoga Allah membukan hatinya dengan cahaya Sunnah :’)

Sungguh nikmat IMAN dan ISLAM itu sangat MAHAL harganya !
AYo kita sama sama belajar, bukan berarti saya pintar menulis seperti ini, tulisan saya sebagai pengingat saya, ketika pembaca ada yang suka silahkan diambil, ketika tidak suka silahkan dibuang karena SEMUA PENDAPAT boleh diterima atau tidak kecuali PERKATAAN ROSULULLAH SALLAHUALAI WASSALAM.

27 Ramadhan 1436 H
Sungguh Ramadhan kali ini berlalu begitu cepat :'((

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: