Skip to content

Belajar dari kisah cinta ali dan fatimah..

October 17, 2015

sehubungan ini malam minggu, rasanya pas kali ya bercerita kisah cinta ali dan fatimah..

Zaman Rosulullah, para sahabat berlomba lomba dalam kebaikan salah satunya adalah dalam perihal pernikahan. Siapa yang tidak mau menjadi Rosulullah, menjadi suami seorang putri orang terbaik sepanjang massa, hingga akhirnya muncullah orang orang yang beritikad baik untuk datang meminang fatimah, putri rosulullah.
Orang pertama yang datang, tak tanggung tanggung dia adalah Abu Bakr As shiddiq, orang yang timbangan amalnya masih lebih berat ketika dibandingkan dengan seluruh amalan manusia di dunia ini. semua mengira tak akan ada yang bisa menolak abu bakr tp qadarallah pinangan abu bakr ditolak rosulullah.
kemudian datanglah umar ibn khatab, orang yg ditakuti golongan manusia kafir dan syaitan sekalipun lari terbirit birit melihat wajah umar ibn khatab, qadarallah pinangan umar ibn khatab pun ditolak oleh rosulullah.
kemudian datanglah ustman bin affan, hartanya luar biasa, dan kebaikan kebaikan beliau tak diragukan lagi, tp qadarallah pinangan ustman bin affan pun ditolak.
semua sahabat bertanya tanya, kenapa rosulullah menolak sahabat sahabat terbaik,seperti apa yang dicari rosulullah untuk putrinya fatimah?
kemudian ali bin abi thalib pun dipaksa untuk mencoba melamar putri rosulullah, dirinya merasa pesimis, abu bakr umar dan utsman saja ditolak bagaimana dengan dirinya yg tak punya apa apa. karena dorongan sahabat lainnya, akhirnya ali pun memberanikan diri untuk datang melamar fatimah, apa respon rosulullah? ahlan wa sahlan, qadarallah ali bin abi Thalib diterima pinangannya. Ali pun ditanya mahar dsb, beliaupun menjawab tidak punya apa apa kecuali baju perang besi, akhirnya dijadikanlah tersebut untuk mahar dan terjadilah pernikahan antara ali dan fatimah.
setelah sah, dalam obrolan antara suami istri, fatimah bilang “maafkan aku suamiku karena sebelum aku menikah denganmu aku telah jatuh cinta kepada seorang laki laki “, ali pun kaget dan dengan perasaan campur aduk bertanyalah ” kenapa engkau tidak menikah saja dengan dia? kenapa engkau malah menerima pinanganku? ” . kemudian fatimah dengan senyum penuh cinta ” orang itu adalah engkau suamiikuu” .
eaaaaaaaaa 😂😂😂😂

begitulah kisah cinta dalam diamnya fatimah dan ali yang saya ceritakan versi saya hehe
Ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil disini,
1. Peran orang tua terhadap anaknya, kenapa rosulullah menolak sahabat sahabat terbaik? tentu rosulullah tau anaknya cinta kepada seorang pemuda namun dipendam semata
2. Liat begitu mudahnya nikah, menikah bermaharkan baju besi, coba kalau sekarang terkesan memaksakan penampilan. kenapa uang yang menyesuaikan gaya bukan gaya yang menyesuaikan uang.Bukannya Allah lebih suka dengan kemudahan? apalagi ini urusan ibadah?
3. Proses pembicaran visi misi, ini yang menarik tidak ada seperti jaman sekarang ngbrolin visi misi terlalu jauh kemudian akhirnya tidak jadi dan sakit hati, tp obrolin visi misi setelah menikah, fatimah dan ali tidak ada obrolan sebelum menikah? karena mereka yakin Allah yang mengatur semuanya.
4.cinta dalam diam, beratt hehe. lebih baik ketika suka datangi walinya dan katakan ketika ditolak itu lebih baik ketika harus melihat orang yang kita suka ternyata lebih dulu dilamar orang, lebih baik mati dalam medan peperangan ketimbang mati dalam keadaan diam, lelaki harus berjuang🙂
5. Buat para wanita jangan menunggu, ketika sudah ada kecocokan dan kesukaaan. langsung minta wakil untuk nyatakan kepada si dia, malu? liatlah khadijah dengan muhammad.

Banyak sekali ibroh yang bisa kita ambil, sebenarnya ada lagi yang bisa saya ambil hikmahnya, cuman terlalu panjang ketika harus diketikan satu satu, silahkan pembaca ambil pelajaran sesuai dengan apa yang pembaca rasakan
tapi ini bukan jadi tolak ukur dalam semua pernikahan, ini cuman sebagai gambaran dan pembelajaran bagaimana para salafus sholeh menyikapi cinta dan pernikahan. Dan semua pasangan tidak bisa dipaksakan dengan metode yang sama, karena apa? Karena kita tau, para kaum lelaki itu bukan Ali dan para kaum perempuan bukanlah fatimah :):):):)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: