Skip to content

Selamat Jalan Bapak Mubarak Rahimahullahuta’ala

November 19, 2015

Pagi dini hari tadi, ketika selesai sholat sekitar setengah 4 baru membuka Hape, ternyata ada beberapa chat yang masuk , salah satunya dari temen saya, anak dari bapak Mubarak,
Temen : Ustadz mohon doanya, bapak meninggal
Saya : Bapak ant? ( sambil bingung, bapak mertua atau bapak kandungnya pak mubarak, bercanda atau bukan)
Temen : iyaa
Saya : Innalillahi wa innailahi rojiun, meninggal kenapa? mendadak sekali
Temen : Q ya belum tau, baru tadi dikasih tau

Ya begitulah, kabar yang singkat tapi sungguh membuat bingung, kalut, sedih, semuanya bercampur aduk jadi satu, baru saja kmren sholat berjamaah bareng, duduk bareng, tidak ada tanda tanda beliau sakit, bahkan malamnya beliau kajian di masjid tampaknya sehat sehat saja sampai jam 9 malam. Lantas kenapa sekarang sudah tiada? setelah menenangkan diri, tampaknya Allah sungguh sangat sayang sama bapak Mubarak :’)

Andai saja diri yang hina bisa jadi saksi di hadapan Allah azza wajala, saya orang pertama yang bakal menjadi saksi bahwa beliau adalah orang baik, sholeh, maka dengan Rahmat-Mu ya Allah masukanlah beliau ke dalam SurgaMu tanpa melalui Neraka-Mu :”(
Serasa tidak percaya, memori bersama beliau terngiang, baru beberapa hari kemaren menanyakan tentang belajar sanad, kita mau belajar sanad loh pak? kok bapak sudah pergi duluan
Kemaren, baru menanyakan ingin memasang parabola tv rodja kalau ada rejeki, kan bapak belum pasang sudah pergi duluan
Kemaren,bapak mengeluh kepada saya susahnya menghafal surat Al Kahfi, hafalannya belum selesai loh pak, kok sudah pergi duluaan.
Nanti siapa yang mau mendengarkan murajaah Al Qur’an dari saya pak? Siapa yang selalu tanya hapalan saya sudah nambah atau belum pak? siapa yang mengajarkan AL Qur’an jamaah masjid yang sudah sepuh kalau bukan bapak? kok bapak sudah pergi saja?😥
Ternyata Allah lebih sayang daripa kita semua yang ada di dunia, Allah tidak ingin melihat bapak lama lama di dunia yang fana ini, 58 tahun sudah cukup untuk mencari ridho dan rahmatnya Allah azza wajala.

Cukuplah kematian menjadi pembelajaran bagi kita semua, mau cepat atau lambat semuanya akan menghadapi kematian. Harta yang kita cari mati matian, keluarga yang kita cintai dari segalanya tidak akan menemani kita sampai liang lahat, semua akan kembali kecuali satu hal yang setia menemani kita, yaitu Amal Sholih.
Semoga saya bisa menyusul bapak dengan kematian yang indah yang khusnul khatimah ya pak, paling lama tunggu saya 1.5 jam waktu akherat dan semoga saya pribadi dan kita semua diambil Allah azza wajala dalam keadaan mencintai Allah azza wajala sedalam sedalamnya :'((

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: