Skip to content

Belajar dari Teungku Wisnu

November 21, 2015

image

Iri!  ya begitulah diri ini begitu iri dengan seorang teungku wisnu yang mampu berhijrah sedemikian rupa. Celana sudah cingkrang, jenggot sudah dipelihara dan paling membuat ga masuk akal mampu meninggalkan gemerlapnya dunia entertainment.
Coba kita perhatikan ya, film cinta fitri saja sampai season 6 ! kira kira berapa salary yang bisa didapatkan?
sebagai perbandingan saja, saya pernah tanya ke temen EO berapa yang dibutuhkan buat bayar seorang yuni shara untuk nyanyi 10lagu? 30 jutaaa🙂 untuk 2jam tayang. Jadi berapa duit untuk film yang dimainkan teuku wisnu? mari berhitung hehe
asumsi satu episode dibayar 30juta, 1season satu tahun tampil tiap hari,ada 300 episode katakanlah dalam setahun, berarto total penghasilan selama satu tahun 300*30juta = 9 Milyar ! ada 6 season berarti sekitar 54Milyar harta yang bisa didapat. Asumsi kotornya seperto itu
Apalagi dalam film, ada yang namanya ketemu cewe cewe cantik, bisa pegang tangan gratis bahkan bermesraan atau malah berciuman gratis untuk adegan filmya. kalau secara nalar umum, dimana akal logika teuku wisnu? sudah enak malah ditinggal!  bodohnyaaaa hehehe
sekarang, jualan gamis, jadi host itu aja acara islami, jualan strudel malang, herbal, mana bisa dapat duit seperti dulu ketika menjadi artiss
Hidayah, ya ketika hidayah sudah menyambangi hati manusia untuk senantiasa mencari keridhoan Allah azza wajala , semua kesenangan dunia ditinggalkan.
apalagi ketika rame di media masalah al fatihah, saya yakin banget orang yang ributin belum tentu lulus dari dunia harta, apalagi dikasih duit 1milyar per tahun. Respons yang diberikan Tengku Wisnu ma sya Allah luarr biasaaa menjawab kemarahan umat tertentu🙂
Andai saja Surga itu bisa dibeli dengan harta, mungkin yang masuk surga cuma golongan orang orang kaya.
Kita coba liat istrinya, tampilan biasa saja, umumnya yang ngaji sunnah seperti yang dilakukan Teungku Wisnu mengharapkan istrinya menggunakan gamis lebar atau bahkan bercadar, tapi sampai sekarang belom keliatan, bisa saja teungku wisnu menceraikan istrinya dan menikahi wanita yang semanhaj dengannya, inilah pentingnya ilmu🙂 Cerai itu prestasi tertinggi syaitan, perlahan perlahan di didik dengan santun, ingat surat an nisa, kalau engkau tidak suka dengan istrimu maka bersabarlah,karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.
Saya pribadi pun belum tentu bisa sehebat teungku wisnu dalam menyikapi harta, mendidik istri dan anak, tp yang jelas ini jadi pembelajaran penting khususnya buat pribadi untuk senantiasa belajar, belajar dan belajar memperbaiki diri agar hati lebih dekat dengan illahi Rabbi..
Ya muqolibal qulub tsabit qolbi ala dinnik😦

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: