Skip to content

Masih adakah wanita seperti ini?

November 21, 2015

wanita wanita itu terbiasa dari sejak kecil dibesarkan dilingkungan ulama, siang malam mereka adalah obrolan majelis ilmu, alqur’an, adab, akhlak, tasawwuf, demikian mereka dibesarkan, mereka dibesarkan tidak kenal musik, tidak kenal kebiadaban, tidak kenal wajah orang fasiq, bahkan para wanitanya itu tidak pernah melihat lelaki selain kakaknya dan pamannya.

saat mereka menikah, ketika ditanya pada istri apa sih kesannya saat awal berjumpa?, ia menjawab : saya bingung, seumur hidup saya belum pernah melihat lelaki selain kakak kandung saya, lalu ini ada lelaki asing duduk di kamar saya.

demikian keadaan mereka, mereka tak pernah menyusahkan suaminya, demikian pula suami pd istrinya, bila susu habis misalnya, atau beras, atau apa saja yg perlu dibeli, mereka tak berani bicara pd suaminya, karena takut suaminya sedang tidak ada uang, atau sedang sibuk, maka mereka taruh lah bungkus-bungkus kosong itu kira-kira ditempat yg sekiranya menyolok dan terlihat oleh suaminya.

demikian pula suami, seluruh hajat pasar, sayur dan lainnya suami yg belanja, istrinya boleh boleh saja keluar ke pasar kaum wanita, misalnya belanja baju, atau barang barang khusus wanita, kalau urusan dapur, sayur, beras dll itu tugas suami atau pembantu.

istri selalu membuat kamar tidur wangi, bila suaminya pulang maka pastilah kamar sudah ditata rapih dan sangat wangi, pakaian suami sudah pasti wangi, kamar mandi wangi, semua ditata serapi mungkin.

Istri tak pernah mengangkat suara pd suami, tak pernah marah, tak pernah cemberut, bila mereka kesal mereka menangis dan mengadu pd suaminya dg lirih.. itulah marah mereka.

demikian pula suami, tak pernah marah pd istri, apalagi mencaci, bila sudah sangat kesal atas sesuatu, suami tulis surat pd istri lalu pergi atau tidur, nanti istri menjawab pula, lalu suami menjawab pula, akhirnya keduanya tertawa bersama.

masih banyak lagi keunikan dan seni budi pekerti muhammad saw dalam rumah tangga nabawiy yg sulit kita temukan di masa kini

Sumber : Facebook.
Siapakah mereka? mereka adalah wanita DI TARIM HADHRAMAUT YAMAN SELATAN.
Ada seorang teman bertanya kepada istrinya yang ma sya Allah sudah luar biasa hijabnya dengan menggunakan gamis hitam dan bercadar, bagaimana menurut sang istri mengenai wanita tarim tersebut?
Aku ini wanita, kalau engkau bersanding dengan wanita tersebut tentu aku akan sangat cemburu, bukan karena cemburu engkau melakukan poligami karena perintah Allah dan Rosulnya tapi aku akan sangat cemburu betapa mulianya akhlaq mereka, betapa kuatnya mereka menjaga kemulian mereka di hadapan manusia, betapa indahnya pengabdian kepada suaminya, kalau saja engkau bersanding dengan mereka tentu aku tidak akan pantas dan tidak akan sangup untuk menyaingi diri mereka, mungkin aku akan kembali ke rumah orang tuakuu..
Bagi yang ingin mencari wanita seperti itu bisa mengunjungi kota Tarim Hadramaut🙂
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: