Skip to content

benarkah Allah tidak adil?

December 12, 2015

Kadang ketika kita diuji cobaan yang sangat berat sampai mengena ke hati bahkan sampai meneteskan air mata sering terlintas bahkan terucap “Allah kok ga adil yaaa? ” astaghfirullah, dan saya juga pernah mengalami hal yang beginian😥
Coba ambil case masalah keduniawian, masalah kaya dan miskin, kita melihat dunia selalu diatas kita padahal rosulullah menyuruh kita untuk memandang dunia dibawah kita agar kita bersyukur. Tak sedikit yang berpikir bahkan berucap, kok Allah ga adil ya? Saya hidup pas pas an tapi dia bisa hidup serba kecukupan bahkan bisa bermegah megahan. coba kita renungi bersama yang tidak adil Allah atau diri kita sendiri? Misal seorang pilot bisa digaji 20-30juta per bulan, lantas kita bilang Allah tidak adil, apakah kita setekun para pilot? Apakah kita mampu menempuh semua penderitaan sebelum menjadi pilot? Apakah kita pernah tahu bagaimana rasanya dan tanggung jawab menjadi seorang pilot? Bangun jam 3 pagi, tidur jam 10malam, setiap hari selama pendidikan?
Sudah berapa kuatkah kita menuntut ilmu tuk dapatkan penghasilan 20-30juta per bulan?
Layaknya orang yang ingin membeli handphone iphone 6s tapi budget yang dia miliki cuman samsung galaxy star? Naikan kapasitas diri kita agar Allah azza wajala memberikan rejeki yang pantas🙂
Kemudian case yang selalu hangat, masalah jodoh, kenapa Allah ga adil ya? Padahal dua insan ini saling suka? Si fulan suka fulanah dan fulanah juga suka fulan, Coba cek kenapa ga dijodohkan? Terkadang kita sendiri yang ga adil terhadap diri sendiri, menginginkan pernikahan tp membuat diri kita ragu akan menikah, paling umum adalah resepsi, biaya yang dikeluarkan kadang buat dua insan berfikir untuk segera menikah, jadi sebab pertengkahan dua insan dan media syaitan untuk menggugurkan sebuah ibadah luar biasaa. padahal Allah azza wajala tidak pernah mematok harga sebuah resepsi, rosulullah tidak pernah mewajibkan resepsi yang begitu megah, lantas kenapa kita harus menghabiskan uang waktu, tenaga  dan pikiran yang berlebihan karena sebuah resepsi pernikahan? Bagaimana resepsi sahabat nabi yang cuma memotong seekor kambing? Bagaimana pernikahan ali dan fatimah yang cuman bermaharkan baju besi?
kenapa segala yang bisa mudah dibuat seakan akan susah ? Yuk jangan dzolimi diri kita sendiri🙂

So, siapakah yang tidak adil? Allah azza wajala ataukah diri kita sendiri?
Semoga kita senantiasa berbaik sangka kepada Allah azza wajal atas setiap takdir yang Allah gariskan, baik itu takdir baik ataupun takdir baik..
Sungguh mengikuti sunnah nabi sesuai pemahaman para sahabat itu berattt😥 entah saya pribadi bisa atau tidak, seperti memegang bara api, seperti memegang bunga indah berdahan duri, apakah saya dan kita semua mampu istiqomah menggenggamnya meski kulit ini terbakar atau berdarah karena menggenggam dahan berduri? :'(((

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: