Skip to content

Dimana akal sehat kita?

February 14, 2016
Kmren malam ba’da maghrib ketika “kongkow” di masjid, si ustad lagi sibuk dengan setoran muridnya,kemudian beliau nyuruh saya buat ngajarin tahsin bapak yang sedang duduk diujung sana, usia sekitar 55 tahun keatas.
Setelah proses belajar, ada statement menarik yang keluar dari beliau yang buat saya senyam senyum aja.
” Mas, tolong jangan marahin saya ya mas, lidah saya lidah tua, jadi pengucapan makhraj hurufnya menurut mas banyak yang ga tepat , yang penting mendekati saja ya mas”
” Mas, saya sebenarnya malu sekali sampai umur segini baca Al Qur’an aja salah salah, beda dengan mas yang bacanya sudah pas dan enak di dengar, pasti mas ikut pesantren yaa ” 
” Mas, saya sudah ga butuh apa apa lagi mas, saat ini ingin bisa ngaji saja, anak 3 sudah selesai kuliah semua, sudah ga butuh harta dan dunia lagi, ingin fokus belajar agama, dan salah satunya ingin istiqomah belajar membaca Al Qur’an mas”
Saya cuman tersenyum melihat bapak tersebut ketika saya suruh ulang ulang terus bacaannya selalu mengeluarkan statemen yang membuat saya tersenyum saja. Mungkin beliau lelah karena saya suruh ulang berkali kali agar makhraj hurufnya dan panjang pendeknya sesuai kaidah tahsin hehehe. Kalau kita ambil ibroh dari pertemuan kali ini,
banyak sekali umat muslim yang membaca Al Qur’an tidak benar, tidak sesuai dengan penempatan hurufnya, panjang pendeknya, karena berpatok dari pelajaran jaman SD yang saya sendiri pun dulu salah. Saya belajar membaca Al Qur’an dari kelas Iqro jilid satu sampai Ghorib (tingkatan membaca dengan lagu lagu) butuh waktu lima tahun, dan ketika belajar tahsin , semua bacaan saya salah :(( bahkan paling sedih ketika baru membaca ta’awudz aja sudah salah dan harus diulang berkali kali :((( Kemudian saya ambil kelas tahsin di Bandung selama 1 tahun ( 2 semester kuliah) dengan pelajaran dari mustawa awal, mustawa tsalis sampai mustawa akhir. Dan saya selalu menekankan saya bukan ustad dan saya bukan orang pesantren tapi saya mau belajar biar minimal bacaan Al Qur’an saja ga jelek jelek banget atau ga kalah sama anak pesantren dan itu yang harusnya kita tanamkan.
Saya coba perhatikan para imam masjid, kebanyakan bacaannya tidak sesuai dengan kaidah tahsin, bahkan al fatihahnya saja banyak yang salah dan mengandung arti yang berbeda ketika diterjemahkan. Ayo belajar lagi, al fatihah itu penting, dan surat yang jadi syarat mutlak yang dibaca ketika sholat, masa sih salah?😥
Apa harus menunggu tua dulu baru belajar? kemudian setelah tua menyesal karena tidak bisa melapalkan hurus sesuai kaidahnya? terus dengan alasan lidah tua tidak bisa membaca makhrajnya? jawaban seperti itu kah nanti yang akan kita keluarkan di yaumul hisab? ketika Allah tanya kemana masa mudamu sebelum masa tuamuu? alasan apalagi ? mengejar dunia?. Terkadang saya sendiri untuk menjawab pertanyaan manusia mengenai pertanggungjawaban saja susah payah bahkan kadang mengakali jawaban, bagaimana dengan pertanyaan di akherat kelak?
Ayo belajar dan terus belajar, koreksi setiap bacaan yang kita baca. Bukankah dalam hadist disebutkan orang orang yang bacaan al Qur’annya fasih akan bersama dengan malaikat? bukannya setiap membaca Al Qur’an setiap hurufnya dinilai satu kebaikan? Apa kita tidak tergiur dengan tawaran tersebut? Kita mampu belajar ilmu dunia sampai sarjana, magister bahkan doktor tapi kita ga mampu belajar membaca Al Qur’an sesuai kaidahnya? sampai kelas SD saja kah kita membaca Al Qur’an?😥 Dimana akal sehat kita?
Semoga Allah senantiasa memberikan kemampuan untuk senantiasa belajar membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, menghapalkannya, memahaminya dan mengamalkannya di setiap kehidupan kitaa…
Aamiiinnnn yaa Rabb…
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: