Skip to content

Salutku untuk seorang Tito Anugrah Perdana…

March 1, 2016

Salut ! Mungkin itu yang terlintas dari keputusan yang diambil oleh seorang Tito Anugrah Perdana. Sekedar cerita singkat, Tito adalah Presiden Mahasiswa BEM KBM IT Telkom 2011, satu payung organisasi dengan saya pada saat itu, disamping itu Allah juga takdirkan kita sama-sama satu kontrakan selama satu tahun. Jadi mungkin sedikit tau tentang Tito Anugrah, tapi bukan itu yang mau saya ceritakan tapi sekedar ingin menceritakan sesuatu yang mungkin bisa jadi inspirasi bagi teman teman pembaca semuanya.

Kabar yang begitu mengejutkan ketika tahun 2011-2012 adalah seorang Tito Anugrah akan menikah,dimana posisi dia masih sebagai mahasiswa tingkat akhir, belum ada penghasilan tetap, tapi dia coba membuktikan diri dengan membuka usaha roti bakar dan burger meski cashflow keuangannyaa tidak seberapa ketika saya liat, tapi itu jadi modal/cara politik agar bisa menikah. Alhamdulillah halal lahir batin, beliau menikah dengan kondisi belum kerja, masih mengerjakan Tugas Akhir, Salut ! Kagum ! Cuman itu yang terlintas, begitu hebatnya dia dan istrinya , keluarga dia dan istri yang tau kondisi seorang laki laki yang akan mengambil tanggung jawab besar, perempuan yang mau menerima kondisi tersebut, keluarga yang penuh dengan pemakluman, ini butuh yang namanya keyakinan/keimanan luar biasa. Karena tidak semua orang bisa melakukannya, karena hakekat perempuan cinta akan dunia, hakekat orang tua tidak mau putrinya terlantar setelah menikah, tidak mau putranya hidup sengsara tanpa ada pegangan. Sampai akhirnya Allah mampukan Tito untuk lulus kuliah di tengah istrinya yang sedang hamil , dan Allah kasih pekerjaan di Huawei yang rate gajinya lumayan jikalau bilang di ukuran karyawan baru, mungkin bisa dua digit di depan kali yaa hehe. Subhanallah, emang Allah luar biasa sekali planningnya.. Menjanjikan kemampuan kepada orang yang ingin menikah, dan semuanya ditepatii tanpa kecualii..

Setelah beberapa tahun lamanya, ada kabar bahwasanya Tito Anugrah akan resign dari pekerjaan selama ini , padahal gajinya lumayan, itu sumber penghasilan yang bagus untuk “gali duit” sebanyak banyaknya mumpung masih muda. Tapi pikiran saya tentang itu dibuang dengan pengajuan resign di Huawei dan lebih memilih pulang kampung ke daerah , ingin dekat dengan keluarga, yang tandanya dia harus mulai dari nol. Iya semua dari nol, tidak ada namanya gaji tetap, lemburan, dia harus bangun sistem dari nol dengan kondisi harus menghidupi seorang istri , seorang anak, dan seorang calon bayi. Begitu kaget juga dengar bahwasanya istrinya sedang mengandung yang kedua, ketika ngbrol di dalam mobil, ada kata kata yang menusuk sekali, “ Jika Allah kasih gw amanah anak lagi, tandanya Allah menilai gw mampu, dan gw tinggal minta tanggung jawab aja ke Allah toh dia yang nititpin semuanya kan”. Dahsyatt bos. Itu ucapan cuman bisa keluar dari orang orang yang punya keyakinan dan keimanan lebih akan jodoh dan rejeki.

Mungkin itu beberapa kisah singkat dari seorang Tito Anugrah yang membuat saya salut, decak kagum, dan terbanyang banyang kok bisa ya seperti itu?
Ketika saya coba mengikuti langkah/cara/trik dia pun selalu pertanyaan yang muncul adalah Nanti kamu tinggal dimana? Nanti mau dikasih makan apa anak istri? Nanti ekonomi rumah tangga mu hancur/goyang, nanti ini itu seolah olah tidak yakin akan Rezeki dari Allah, dan saya rasa bukankah ini bentuk penghinaan terhadap Sang Maha Kaya? Tapi lagi lagi saya tidak bisa jawab dan terdiam karena realistis dunia selalu yang menang, orang selalu menilai dari yang nampak, dan saya sadar bahwasnya saya bukan Tito Anugrah Perdana, Keluarga saya bukan Keluarga dia, jelas akan mempunyai pemahaman yang berbeda, Apalagi sangat jarang ada seorang perempuan dan keluarganya yang mau menerima seorang pengangguran, yang mau menerima orang yang ingin menikah karena modal semangat saja, yang mau menerima karena ingin menundukan pandangannya, ingin menikah karena menjaga dari hal yang haram,ingin sama sama mengejar cinta Allah semata dan sunnah Rosulullah, sangat jarang sekaliii..

NB :
Sorry to, mungkin ada yang salah, ada yang kurang atau berlebihan, semoga antum sekeluarga Allah ridhoi, selamat berjuang di tempat yang baru, lingkungan baru, diberikan kemudahan dalam segala urusan dan dilapangankan rejekinya.. Amiinnnnn yaa Rabb..

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: