Skip to content

Debu-debu Riba..

March 19, 2016

Kita tahu bahaya Riba sangatlah besar, dosa paling ringan saja adalah dosa seperti menzinai ibunya sendiri. Dan masih ada cabang cabang dosa riba yang lain. Mengerikan bukan? Allah dalam Al Qur’an mengharamkan riba dan menghalalkan jual beli, namun kenyataan di dunia tidaklah semudah dibayangkan. Hampir seluruh elemen dari elemen atas sampai kebawah mempraktekan sistem riba.
Level atas, Pemerintah kita yang sangat kita cintai ini , telah melakukan pinjaman hutang kepada negara lain dengan menggunakan sistem riba? tidak percaya silahkan pembaca mencari sumber sumber yang terpecaya berapa utang negera kita. Lantas kita sebagai warga negaranya bagaimana? dalam suatu hadist jika dalam suatu kelompok/golongan sudah menghalalkan zina dan riba, maka meraka sudah menghalalkan turunnya adzab Allah, silahkan baca fenomena fenomena yang terjadi di negeri ini.
BUMN dan perusahaan perusahaan besar, melakukan pelaku bisnis dengan sistem riba, contohnya saja seperti bank konvensional, berapa banyak bank konvensioal yang menjadi BUMN? kesejahteraan yang diberikan dengan menggunakan asuransi konvensional, tidak percaya? silahkan tanya ke HRD masing masing perusahaan yang anda banggakan. Alasan kita selalu itu kan fasilitas/hak yang sudah menjadi milik kita. Jadi pas bahwasanya hadist nabi bilang, nanti di akhir zaman sudah tidak peduli lagi mana datangnya harta haram maupun yang halal, terjadi bukan?
Level menengah ke bawah, banyak rentenir yang menawarkan jasa pinjaman uang dengan berbunga, banyak leasing leasing yang menawarkan jasa hutang piutang dengan sistem riba, meskipun kecil nilainya haram ya tetap haram, apakah bisa sesuatu yang haram jadi halal karena kita sama sama butuh ? sama sama bisa menjaga? wajar namanya manusia suka berkelit, paling nanti di yaumul akhir pada sibuk ditanya masing masing dengan seadil adlinya😥 #ntms
Sistem perbankan syariah yang diharpkan menjadi solusi ternyata sistem pergerakan ekonominya menggunakan bunga, astaghfirullaha adzim😥 Coba kalau kita tarik garis lurus, semua sumber uang kita bermuamalah dengan sistem riba, tidak ada yang murni syariah, tidak ada yang murni halal. karena penggunakan uang kertas saja sudah termasuk sebuah kesalahan, karena nilainya berubah dari tahun ke tahun. Kadang seseorang beralasan boleh pinjam 10 juta dibalikin jadi 15 juta dalam jangka waktu 3 tahun karena nilai 10 juta pada tahun itu mengalami pergeseran/inflasi beda dengan dinar ataupun dirham, begitukah islam mengajarkan kita? kenapa kita tidak sepakat untuk menggunakan uang dinar/dirham saja agar tidak terpengaruh inflasi?
Hidup ditengah akhir zaman sekarang gampang gampang susah, semakin engkau mendalami agama Islam, engkau akan semakin bingung, engkau akan semakin ragu untk melanjutkan sesuatu aktifitas yang dulu mungkin dianggap boleh sekarang dianggap tidak boleh, dulu yang dianggap biasa ternyata dilarang, dulu yang dianggap kebiasaaan justru jadi sesuatu yang haram, kenapa? Syaitan senantaisa membisikan , hawa nafsu semakin beradu dengan keimanan, meninggalkan tidak punya apa apa, tidak ada harta dunia, yang keliatan nampak justru kemiskinan, kemlaratan dan kebodohan..
Dengan kondisi seperti ini? tak mungkin kita bisa menjauhi debu debu riba.. semoga Allah azza wajala senantiasa melindungi kita dari dosa riba, memampukan kita dari segala godaan riba..

 

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: