Skip to content

Obrolan menyambut Sya’ban..

April 7, 2016

Ketika sedang melepas lelah di kasur setelah seharian harus melakukan perjalanan luar kota yang melelahkan,ada obrolan sedikit menyambut bulan rajab dengan ibu,
Ibu : hud nanti sabtu puasa ga yaa?
Saya : emang ada puasa apa yaa bu?
Ibu : itu loh ada puasa di bulan rajab, nanti in sya Allah satu rajab jatuh pada hari sabtu..
Saya : ooh, hudi ga tau bu, dan kayaknya ga puasa, emang ibu dapat informasi darimana?
ibu : tadi diumumkan di pengajian sama bu haji ( pengajar al qur’an ibu saya sekaligus orang penting dalam pengajian) kalau puasa rajab hari pertama dihapus dosa 3 tahun, hari kedua 2 tahun, hari ketiga 3 tahun dan hari ke empat dan seterusnya 1 bulan, ibu jadi pengin puasa ?
saya : oh gtu bu, hudi belom pernah denger bu, emang sumbernya darimana bu?
ibu : ya dari Rosulullah hud..
saya : siapa perawinya bu? sanadnya shahih , hasan, atau mad’u?
ibu : perawi sih apa bu?
saya : hehe.. yang meriwayatkan hadisnya bu..
ibu : kalau gtu ibu ga tau lah, kan dari bu haji, pasti bener, nanti deh tak tanyakan lagi sama bu haji..
saya : gini aja bu, ga usah deh, ibu kan selalu bilang hudi alirannya beda sendiri, aneh ga kaya banyakan orang, kalau ibu mau melakukan silahkan tapi hudi ga mau kalau landasannya begitu, yg hudi tau di bulan rajab bulan haram diperbanyak puasa sebagai bentuk latihan menyambut bulan ramadhan, nanti kalau ibu tanya jadi masalah loh ke bu haji heheh..
ibu : mending g usah puasa ya hud, enak masih bisa makan juga, awalnya ibu semangat denger penjelasan hudi jadi raguu
hudi : ga gitu jugaa buuu pemahamannyaa -.-”

Besok harinya setelah ada jadwal ngaji AL Qur’an dan ternyata ditanyakan, dan terjadilah obrolan sore tadii
ibu : hud, ibu udah tanya ke bu hajii looh
saya : haduuh buu -.-” terus jawabannya apa?
ibu : bu haji ga tau dalilnya darimana, taunya dari suhu (guru) yang dulu dulu, terus tadi ditelpon semua ustad yang mengisi pengajian untuk jelasin dalilnya darimana.. dari 4 ustad yang nyambung satu ustad, *maaf dirahasiakan namanya*
saya : terus jawaban ustadnya gimana?
ibu : bilangnya yang menyanggah seperti itu pasti orang muhammadiyah, suruh datang ke pengajian hari rabu di masjid X untuk dengerin kitab ini, kalau emang ragu ya g usah puasa..
saya : hehehe..
ibu : Rosulullah dahulu makan pakai tangan itu karena yang dimakan kurma, sekarang di zaman sekarang kan sudah berubah , banyak variasi makanan
saya : boleh bu saya jawab ? hehe🙂
ibu : ya boleh..
saya :kalau seperti itu contohnya tidak pas ibu, sekarang dalam hal ibadah tidak ada contoh berarti syariat islam belum sempurna ya bu? berarti perlu ada yang ditambahkan lagi ya bu? terus para ustad lebih tau daripada Rosulullah makanya perlu adanya penambahan penambahan dalam perkara ibadah?
Ibu : ya juga yaa hud
saya : gini saja bu, ibu mau menjalankan silahkan, hudi sudah kasih tau , ada satu ustad di pengajian ibu yang hudi tau kapasitas ilmunya, silahkan tanyakan ke beliau, kalau beliau sampai membenarkan tersebut, hudi minta nomernya jika perlu nanti kita silaturahim ke ustadnya buat belajar lagi tentang agama bareng bareng🙂
kemudian selesaiii…

Di lain pihak ternyata ini ditulis oleh ustad Muhammad Abduh Tuasikal, MSc sebagai referensi

Puasa Hari Tertentu di Bulan Rajab
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
Puasa Rajab Amalan Bulan Rajab Tanggal Puasa Rajab Waktu Puasa Rajab Puasa Bulan Rajab
Di awal atau saat memasuki bulan Rajab, sebagian saudara kita ada yang menyebarkan info bahwa puasa Rajab tanggal 1 akan menghapus dosa selama 3 tahun, tanggal 2 akan menghapus dosa 2 tahun, tanggal 3 akan menghapus dosa 1 tahun, tanggal 4 akan menghapus dosa selama 1 bulan, dan amal di bulan rajab akan diberi pahala 70 kali lipat. Adakah anjuran secara khusus puasa awal Rajab?
Hadits Tentang Puasa Rajab
Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadits yang menunjukkan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 213). Ibnu Rajab menjelaskan pula, “Sebagian salaf berpuasa pada bulan haram seluruhnya (bukan hanya pada bulan Rajab saja, pen). Sebagaimana hal ini dilakukan oleh Ibnu ‘Umar, Al Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Sabi’iy. Ats Tsauri berkata, “Bulan haram sangat kusuka berpuasa di dalamnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 214).
Ibnu Rajab kembali berkata, “Tidak dimakruhkan jika seseorang berpuasa Rajab namun disertai dengan puasa sunnah pada bulan lainnya. Demikian pendapat sebagian ulama Hambali. Seperti misalnya ia berpuasa Rajab disertai pula dengan puasa pada bulan haram lainnya. Atau bisa pula dia berpuasa Rajab disertai dengan puasa pada bulan Sya’ban. Sebagaimana telah disebutkan bahwa Ibnu ‘Umar dan ulama lainnya berpuasa pada bulan haram (bukan hanya bulan Rajab saja). Ditegaskan pula oleh Imam Ahmad bahwa siapa yang berpuasa penuh pada bulan Rajab, maka saja ia telah melakukan puasa dahr yang terlarang (yaitu berpuasa setahun penuh).” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 215).
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Setiap hadits yang membicarakan puasa Rajab dan shalat pada sebagian malam (seperti shalat setelah Maghrib pada malam-malam pertama bulan Rajab, pen), itu berdasarkan hadits dusta.” (Al Manar Al Munif, hal. 49).
Penulis Fiqh Sunnah, Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah berkata, “Adapun puasa Rajab, maka ia tidak memiliki keutamaan dari bulan haram yang lain. Tidak ada hadits shahih yang menyebutkan keutamaan puasa Rajab secara khusus. Jika pun ada, maka hadits tersebut tidak bisa dijadikan dalil pendukung.” (Fiqh Sunnah, 1: 401).
Sebagaimana dinukil oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah (1: 401), Ibnu Hajar Al Asqolani berkata, “Tidak ada dalil yang menunjukkan keutamaan puasa di bulan Rajab atau menjelaskan puasa tertentu di bulan tersebut. Begitu pula tidak ada dalil yang menganjurkan shalat malam secara khusus pada bulan Rajab. Artinya, tidak ada dalil shahih yang bisa jadi pendukung.”
Syaikh Sholih Al Munajjid hafizhohullah berkata, “Adapun mengkhususkan puasa pada bulan Rajab, maka tidak ada hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya atau menunjukkan anjuran puasa saat bulan Rajab. Yang dikerjakan oleh sebagian orang dengan mengkhususkan sebagian hari di bulan Rajab untuk puasa dengan keyakinan bahwa puasa saat itu memiliki keutamaan dari yang lainnya, maka tidak ada dalil yang mendukung hal tersebut.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 75394)
Puasa Hari Tertentu dari Bulan Rajab
Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia pernah ditanya, “Diketahui bahwa di bulan Rajab dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Apakah puasa tersebut dilakukan di awal, di tengah ataukah di akhir.”
Jawaban dari para ulama yang duduk di komisi tersebut, “Yang tepat, tidaklah ada hadits yang membicarakan puasa khusus di bulan Rajab selain hadits yang dikeluarkan oleh An Nasa-i dan Abu Daud, hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dari hadits Usamah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidaklah pernah melihatmu berpuasa yang lebih bersemangat dari bulan Sya’ban.” Beliau bersabda, “Bulan Sya’ban adalah waktu saat manusia itu lalai, bulan tersebut terletak antara Rajab dan Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah saat amalan diangkat pada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karenanya, aku suka amalanku diangkat sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Ahmad 5: 201, An Nasai dalam Al Mujtaba 4: 201, Ibnu Abi Syaibah (3: 103), Abu Ya’la, Ibnu Zanjawaih, Ibnu Abi ‘Ashim, Al Barudi, Sa’id bin Manshur sebagaimana disebutkan dalam Kanzul ‘Amal 8: 655).
Yang ada hanyalah hadits yang sifatnya umum yang memotivasi untuk melakukan puasa tiga setiap bulannya dan juga dorongan untuk melakukan puasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14, 15 dari bulan hijriyah. Juga dalil yang ada sifatnya umum yang berisi motivasi untuk melakukan puasa pada bulan haram (Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab). Begitu pula ada anjuran puasa pada hari Senin dan Kamis. Puasa Rajab masuk dalam keumuman anjuran puasa tadi. Jika engkau ingin melakukan puasa di bulan Rajab, maka pilihlah hari-hari yang ada dari bulan tersebut. Engkau bisa memilih puasa pada ayyamul bidh atau puasa Senin-Kamis. Jika tidak, maka waktu puasa pun bebas tergantung pilihan. Adapun pengkhususan bulan Rajab dengan puasa pada hari tertentu, kami tidak mengetahui adanya dalil yang mensyari’atkan amalan tersebut.
Hanya Allah yang memberi taufik. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
السؤال : هناك أيام تصام تطوعا في شهر رجب ، فهل تكون في أوله أو وسطه أو آخره؟
جـ:
لم تثبت أحاديث خاصة بفضيلة الصوم في شهر رجب سوى ما أخرجه النسائي وأبو داود وصححه ابن خزيمة من حديث أسامة قال: (( قلت: يا رسول الله، لم أرك تصوم من شهر من الشهور ما تصوم من شعبان، قال: ذلك شهر يغفل عنه الناس بين رجب ورمضان، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم )) [ أحمد (5 / 201)، والنسائي في [المجتبى] (4 / 201)، وابن أبي شيبة (3 / 103)، وأبو يعلى، وابن زنجويه، وابن أبي عاصم، والبارودي، وسعيد بن منصور كما في [كنز العمال] (8 / 655) ]
وإنما وردت أحاديث عامة في الحث على صيام ثلاثة أيام من كل شهر والحث على صوم أيام البيض
من كل شهر وهو الثالث عشر والرابع عشر والخامس عشر والحث على صوم الأشهر الحرم، وصوم يوم الإثنين والخميس، ويدخل رجب في عموم ذلك، فإن كنت حريصا على اختيار أيام من الشهر فاختر أيام البيض الثلاث أو يوم الإثنين والخميس وإلا فالأمر واسع، أما تخصيص أيام من رجب بالصوم فلا نعلم له أصلا في الشرع.
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس
عبدالعزيز بن عبدالله بن باز
نائب الرئيس
عبد الرزاق عفيفي
عضو
عبد الله بن عبد الرحمن بن غديان
عضو
عبد الله بن قعود
(( المصدر )) : فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء – (ج2/ص50
Yang menandatangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman Ghudayan dan Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota. (Sumber Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, 2: 50).
Hanya Allah yang memberi taufik.

@ Pesantren Darush Sholihin, Panggang-Gunungkidul, diselesaikan 29 Jumadal Akhiroh 1434 H
http://www.rumaysho.com

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: